Menurutnya, TNI telah memperkuat pengamanan di seluruh bandara perintis di Papua, khususnya Bandara Korowai Batu yang memiliki peran strategis sebagai penghubung Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua Selatan.
Di wilayah pegunungan dan pelosok Papua, pesawat bukan sekadar moda transportasi, melainkan jalur utama distribusi bahan pokok, obat-obatan, layanan kesehatan, hingga kebutuhan pendidikan. Gangguan terhadap operasional bandara perintis berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, TNI mempertebal pengamanan dengan melibatkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Koops Habema, Pasukan Rajawali, serta unsur Brimob Polri guna menjaga perimeter bandara dan kawasan keselamatan operasi penerbangan.
“Kami pertebal pasukan untuk menjaga kawasan keselamatan operasi penerbangan di bandara perintis yang menjadi urat nadi distribusi logistik masyarakat pedalaman Papua,” tegasnya.