“Dalam keadaan seperti itu, semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan tersebut akan menjadi sasaran yang sah dalam konteks respons defensif Iran,” kata Duta Besar Iran untuk PBB, Amir Saeid Iravani, dalam suratnya.
Seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Iran telah setuju untuk menyusun proposal tertulis untuk menanggapi kekhawatiran AS yang muncul selama pembicaraan nuklir tidak langsung pekan ini di Jenewa.
Iran mengatakan bahwa pembicaraan saat ini seharusnya hanya fokus pada program nuklirnya, dan bahwa mereka belum memperkaya uranium sejak serangan AS dan Israel musim panas lalu. Teheran selalu bersikeras bahwa program nuklirnya bersifat damai, namun AS dan sekutu Baratnya mencurigai bahwa program tersebut bertujuan untuk mengembangkan senjata nuklir di masa depan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.