Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemlu RI Tetapkan Siaga 1, Terus Pantau Kondisi WNI di Iran

Binti Mufarida , Jurnalis-Senin, 23 Februari 2026 |18:20 WIB
Kemlu RI Tetapkan Siaga 1, Terus Pantau Kondisi WNI di Iran
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran menyusul meningkatnya eskalasi dan ancaman perang dengan Amerika Serikat (AS). Ketegangan antara kedua negara kembali memuncak setelah Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan opsi serangan terbatas terhadap Republik Islam tersebut.

Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, memastikan hingga saat ini situasi di Teheran dan kota-kota besar lainnya di Iran masih terpantau normal dan kondusif.

“Terkait hal ini dapat kami sampaikan bahwa Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Teheran terus memantau secara seksama perkembangan situasi keamanan di Iran. Hingga saat ini, situasi di Teheran dan kota-kota lainnya terpantau berjalan normal serta kondusif,” ujar Heni dalam keterangannya kepada awak media, Senin (23/2/2026).

Terkait keberadaan WNI di Iran, Heni memastikan bahwa KBRI Teheran senantiasa memantau dan menjalin komunikasi aktif dengan para WNI.

“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang menghadapi ancaman langsung maupun situasi yang membahayakan keselamatan,” tegasnya.

 

Heni memastikan bahwa Kemlu RI telah menetapkan status Siaga 1 untuk Iran sejak Juni 2025, dan status tersebut masih berlaku. Dalam beberapa kesempatan, KBRI Teheran telah mengimbau WNI agar mempertimbangkan untuk meninggalkan wilayah Iran secara mandiri apabila kondisi keamanan di tempat tinggal masing-masing dinilai tidak kondusif.

“Status Siaga 1 untuk Iran yang ditetapkan sejak Juni 2025 lalu masih berlaku. KBRI Teheran juga telah beberapa kali menyampaikan imbauan kepada WNI di Iran untuk mempertimbangkan meninggalkan wilayah Iran secara mandiri sekiranya kondisi keamanan di wilayah mereka tidak kondusif,” ujarnya.

Terkait langkah evakuasi, Heni menegaskan bahwa Kemlu memiliki contingency plan, termasuk pemetaan berbagai opsi jalur evakuasi jika sewaktu-waktu situasi memburuk dan memerlukan tindakan darurat.

 

“Semua contingency plan tetap disiapkan, termasuk berbagai opsi jalur evakuasi apabila dibutuhkan,” kata Heni.

“Kepada seluruh WNI di Iran diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi terkini, serta menjalin komunikasi dengan KBRI Teheran,” imbaunya.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement