Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri Buru Dua WN China Pemasok Alat SMS Blast E-Tilang Palsu

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Rabu, 25 Februari 2026 |20:20 WIB
Polri Buru Dua WN China Pemasok Alat SMS Blast E-Tilang Palsu
Bareskrim Polri (foto: Okezone)
A
A
A

Himawan menjelaskan, kedua WN China merekrut para tersangka di Indonesia melalui ruang digital. Para pengendali memanfaatkan grup chat untuk menawarkan kerja sama ilegal tersebut kepada calon eksekutor di Tanah Air.

“Kedua pengendali ini memulai komunikasi dengan membuat grup chat, lalu menawarkan kerja sama dan menanyakan kesediaan,” ungkapnya.

Selain komunikasi daring, tim dari China bahkan sempat datang ke Indonesia untuk memberikan pelatihan teknis operasional alat SMS blast yang digunakan dalam aksi penipuan.

“Diawali dengan pertemuan. Sempat ada yang hadir dari China untuk melihat situasi dan kemungkinan mengajarkan cara mengoperasikan alat ini. Setelah itu, perangkat dikirim dari China kepada pelaku di Indonesia,” jelasnya.

Sebelumnya, Himawan mengungkapkan lima tersangka yang diamankan yakni WTP (29), FN (41), RW (40), BAP (38), dan RJ (29). Modus operandi mereka adalah mengirim pesan singkat berisi tagihan denda pelanggaran lalu lintas disertai tautan (link) palsu.

“Pengungkapan kasus tindak pidana siber modus SMS blast ini menggunakan tautan phishing palsu dengan modus e-tilang yang mencatut nama instansi pemerintah, yaitu Kejaksaan Agung Republik Indonesia,” ujar Himawan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement