Saat ini, sekitar 900 WNI masih berada di penampungan sementara yang fasilitasnya dikoordinasikan oleh KBRI bersama otoritas setempat.
Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga kesejahteraan para WNI di tengah keterbatasan fasilitas.
“KBRI berupaya memastikan kebutuhan dasar WNI terpenuhi selama menunggu proses kepulangan ke Indonesia,” ujar Santo dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).
Ia mengakui lonjakan jumlah pelapor mulai membebani kapasitas fasilitas yang tersedia.
“Saat ini jumlah WNI yang melapor ke KBRI lebih besar dibandingkan dengan jumlah yang pulang. Kondisi ini dapat menyebabkan tempat penampungan sementara menjadi overkapasitas,” tambahnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.