Pramono mengungkapkan, program beasiswa LPDP Jakarta sebenarnya bisa dijalankan tahun ini. Namun, rencana tersebut terkendala akibat pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) oleh pemerintah pusat.
“Sebenarnya kalau kemarin Dana Bagi Hasil untuk Jakarta tidak dipotong Rp15 triliun, saya sudah canangkan pada waktu itu. Tetapi karena ada pemotongan itu, kami mencari cara agar Jakarta bisa memiliki LPDP yang ditentukan dan diatur sendiri,” jelasnya.
Meski menghadapi kendala tersebut, Pramono memastikan solusi sudah ditemukan agar program bisa berjalan pada 2027. Ia menargetkan sedikitnya 100 penerima beasiswa pada tahap awal.
“Alhamdulillah sudah ada jalan keluar. Saya belum bisa menyampaikan berapa jumlah kuotanya, tetapi saya sudah sampaikan ke Bu Nana, kalau bisa tahun depan sekurang-kurangnya kita bisa memberangkatkan 100 orang LPDP,” pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.