Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

100 Ribu Warga Palestina Ikuti Salat Jumat di Masjid Al Aqsa

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 28 Februari 2026 |13:23 WIB
100 Ribu Warga Palestina Ikuti Salat Jumat di Masjid Al Aqsa
Ilustrasi. (Foto: Reuters)
A
A
A

YERUSALEM – Sekitar 100.000 warga Palestina melaksanakan sholat Jumat berjamaah di Masjid Al Aqsa, Yerusalem, pada pekan kedua Ramadan, meski ada pembatasan dari pasukan keamanan Israel.

Sheikh Azzam Al Khatib, Direktur Jenderal Kementerian Wakaf dan Urusan Agama Palestina, mengatakan kepada Anadolu bahwa sekitar 100.000 umat Muslim menghadiri sholat di kompleks Al Aqsa pada Jumat, 27 Februari.

Seorang koresponden Anadolu melaporkan adanya pengerahan besar-besaran polisi Israel di pintu masuk Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki, di daerah sekitarnya, lorong-lorong, serta di gerbang luar Masjid Al Aqsa.

Umat Muslim mulai berdatangan ke masjid sebelum subuh meskipun ada kehadiran pasukan keamanan.

Otoritas Israel melarang puluhan ribu warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki untuk mencapai Yerusalem Timur yang diduduki guna melaksanakan sholat, serta memberlakukan pembatasan ketat di pos pemeriksaan militer di sekitar kota.

 

Polisi Israel mengatakan mereka mengerahkan ribuan petugas di seluruh Yerusalem Timur yang diduduki.

Tentara Israel juga mengirimkan bala bantuan besar-besaran ke pos pemeriksaan Tepi Barat yang diduduki yang mengarah ke Yerusalem Timur, guna lebih membatasi akses ke masjid.

Sejak Jumat pagi, ribuan warga Palestina berkumpul di pos pemeriksaan militer Qalandia di utara Yerusalem Timur dalam upaya mencapai kota tersebut untuk sholat.

Prosedur ketat mencegah puluhan orang menyeberang, dengan tentara menyebutkan kegagalan memenuhi syarat yang telah ditetapkan. Menurut para jamaah, mereka dipulangkan meskipun tiba lebih awal.

Pada awal Ramadan, Israel menyetujui rencana yang membatasi masuknya 10.000 Muslim Palestina untuk sholat Jumat sepanjang bulan suci tersebut.

 

Pekan lalu, sekitar 80.000 warga Palestina melaksanakan sholat Jumat pertama Ramadan di Al Aqsa, menurut Departemen Wakaf Islam. Jumlah jamaah saat ini masih lebih rendah dibandingkan Jumat Ramadan sebelum perang, ketika lebih dari 150.000 orang biasanya hadir.

Ramadan secara tradisional menarik ratusan ribu warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki ke Al Aqsa, memenuhi kompleks masjid dan meningkatkan aktivitas komersial di pasar-pasar Yerusalem.

Sejak perang Israel di Gaza dimulai pada 8 Oktober 2023 dan berlanjut selama dua tahun, otoritas Israel telah memberlakukan pembatasan pergerakan yang ketat di pos pemeriksaan militer menuju Yerusalem Timur.

Selama dua tahun terakhir, Israel hanya mengizinkan sejumlah kecil warga Palestina memasuki kota setelah mendapatkan izin yang dikeluarkan militer, yang menurut banyak orang sulit diperoleh.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement