Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menggambarkan serangan itu sebagai tindakan yang dilakukan "untuk menghilangkan ancaman." Ia tidak segera memberikan penjelasan lebih lanjut.
Di Teheran, saksi mata mendengar ledakan pertama di dekat kantor Khamenei. Televisi pemerintah Iran kemudian melaporkan ledakan tersebut tanpa menyebutkan penyebabnya.
Sirene berbunyi di seluruh Israel bersamaan dengan penutupan wilayah udara. Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah mengeluarkan "peringatan proaktif untuk mempersiapkan masyarakat terhadap kemungkinan peluncuran rudal ke arah negara Israel."
Ledakan-ledakan lain terjadi di ibu kota Iran setelah Israel menyatakan akan menyerang negara tersebut. Pihak berwenang belum memberikan informasi mengenai korban jiwa akibat serangan itu.