JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri menangkap Koh Erwin, bandar narkoba yang memasok ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. Polisi saat ini memburu satu bandar lainnya berinisial B alias Boy.
"Iya, lagi ini, lagi kita kejar. Namanya Boy," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso dikutip Sabtu (28/2/2026).
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Pol Roman Smaradhana Elhaj, menuturkan proses pencarian terhadap Boy mengalami kendala lantaran nama yang digunakan bukan identitas aslinya.
"Jadi si B ini kendalanya tentunya identitas nama aslinya ini yang kita harus temukan supaya tidak salah dalam melakukan upaya paksa ataupun penangkapan," ujar Roman.
Masih kata Roman, Boy hanya bertemu dengan AKP Malaungi dan tidak berhubungan langsung dengan AKBP Didik Putra Kuncoro. Namun demikian, AKP Malaungi mengaku tidak mengetahui identitas asli Boy.
"Malaungi memang kenal, tapi dia tahunya hanya namanya Boy. Tidak tahu nama aslinya. Namun ini tetap kita tangani dan kita lakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan," tegas Roman.
Sebagai informasi, Bareskrim Polri lebih dulu menangkap bandar narkotika Koh Erwin yang menyetorkan uang hingga narkoba kepada eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, Kamis, 26 Februari 2026. Koh Erwin ditangkap saat hendak melarikan diri ke Malaysia lewat jalur ilegal.
Selain Koh Erwin, polisi juga menangkap Ais Setiawati (AS) salah satu daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus peredaran narkoba di Nusa Tenggara Barat (NTB).
AS merupakan bendahara bandar narkoba Koh Erwin. Ais ditangkap di Mataram, NTB pada Kamis (26/2) lalu.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.