"Bibit Siklon Tropis 93S mulai terbentuk pada tanggal 2 Maret 2026 pukul 13.00 WIB, di dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta. Saat ini, posisi berada di sebelah pesisir barat laut daratan Australia," ujar BMKG.
Adapun Bibit Siklon Tropis 92P berada di sekitar Teluk Carpentaria, sebelah selatan Papua Selatan, dan juga berpeluang rendah menjadi siklon tropis dalam 24 jam mendatang.
"Bibit Siklon Tropis 92P mulai terbentuk pada tanggal 2 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, di dalam wilayah monitoring TCWC Jakarta. Saat ini, posisi berada di sekitar Teluk Carpentaria, sebelah selatan Papua Selatan," tulis BMKG.
Berikut dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan perairan di wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan hingga 4 Maret 2026 pukul 07.00 WIB:
Bibit Siklon 90S
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat:
• Banten
• Jawa Barat
• Jawa Tengah
• Yogyakarta
• Jawa Timur
Gelombang laut tinggi:
1,25–2,5 meter (Moderate Sea)
• Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai
• Selat Sunda
2,5–4,0 meter (Rough Sea)
• Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung
• Samudra Hindia selatan Banten hingga Bali