Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saksi Ngaku Sempat Marah dan Menangis saat Diperiksa Penyidik dalam Kasus Chromebook

Nur Khabibi , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2026 |18:05 WIB
Saksi Ngaku Sempat Marah dan Menangis saat Diperiksa Penyidik dalam Kasus Chromebook
Sidang Kasus Chromebook (foto: Okezone)
A
A
A

Dalam perkara ini, jaksa menilai Nadiem Anwar Makarim diduga memperkaya diri sendiri maupun pihak lain dalam proyek pengadaan laptop Chromebook dan CDM di Kemendikbudristek.

Berdasarkan surat dakwaan yang dibacakan jaksa dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta pada 5 Januari 2026, nilai dugaan keuntungan yang diterima mencapai sekitar Rp809,6 miliar.

Jaksa juga menyebut kerugian negara dalam perkara tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2,1 triliun. Angka tersebut berasal dari dugaan kemahalan harga pengadaan Chromebook serta pengadaan CDM yang dinilai tidak diperlukan dan tidak memberikan manfaat.

Dalam dakwaan, jaksa menyebut perbuatan tersebut diduga dilakukan bersama sejumlah pihak lain, termasuk mantan konsultan Kemendikbudristek Ibrahim Arief, mantan Direktur SD Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih, serta Mulyatsyah.

Para terdakwa didakwa melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang mengatur penyalahgunaan kewenangan atau tindakan melawan hukum yang merugikan keuangan negara.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement