Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Gratiskan Biaya Perawatan Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras di RSCM

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Selasa, 17 Maret 2026 |12:55 WIB
Pemerintah Gratiskan Biaya Perawatan Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras di RSCM
Pemerintah Gratiskan Biaya Perawatan Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
A
A
A

JAKARTA - Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, masih menjalani perawatan di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) setelah disiram air keras. Biaya perawatan Andrie Yunus digratiskan oleh pemerintah. 

"Iya ada dirawat di RSCM dan akan kita gratiskan," kata Juru Bicara Kemenkes RI, Widyawati kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Sebelumnya, pihak RSCM menyampaikan kondisi Andrie Yunus. Pihak RSCM menyatakan, kondisi Andrie Yunus sudah dalam keadaan stabil.

RSCM menegaskan, penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap. Termasuk, kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan.

Penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi pasien, termasuk kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan.

 

Hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sekitar 20%. Ditemukan juga trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut hingga menyebabkan penurunan penglihatan.

RSCM telah melakukan tindakan pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan serta transplantasi membran amnion. Hal itu, katanya, guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement