Menurutnya, peningkatan kemampuan personel tidak harus selalu bergantung pada anggaran besar, tetapi dapat dilakukan melalui pelatihan rutin, pembelajaran mandiri, serta pemanfaatan pengalaman dan kompetensi internal.
Sementara itu, Karo SDM Polda Sumsel, Sudrajad Hariwibowo, menyampaikan bahwa pembinaan SDM Polri mencakup seluruh siklus manajemen personel, mulai dari rekrutmen, pendidikan, penggunaan, perawatan, hingga pengakhiran dinas.
Ia menyoroti pentingnya percepatan peningkatan kompetensi anggota, mengingat masih terdapat personel yang belum memperoleh pendidikan kejuruan secara optimal.
“Masih banyak personel yang belum mengikuti pendidikan kejuruan. Karena itu, percepatan peningkatan kompetensi harus terus didorong melalui program Polri Belajar dan latihan mandiri di satker maupun satwil,” katanya.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa arah kebijakan SDM Polda Sumsel tahun 2026 difokuskan pada penerimaan anggota Polri yang BETAH, optimalisasi digitalisasi pelayanan SDM, peningkatan kompetensi dan pendidikan personel, penguatan nilai humanis yang menjunjung hak asasi manusia, serta penguatan integritas dan kesejahteraan personel.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.