Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BMKG Ingatkan Potensi Lonjakan Hotspot Karhutla dan Kekeringan saat Kemarau

Binti Mufarida , Jurnalis-Sabtu, 11 April 2026 |13:32 WIB
BMKG Ingatkan Potensi Lonjakan Hotspot Karhutla dan Kekeringan saat Kemarau
BMKG Ingatkan Potensi Lonjakan Hotspot Karhutla dan Kekeringan saat Kemarau (Ist)
A
A
A

“Pemanasan di wilayah Nino 3.4 berpotensi berkembang menjadi El Nino lemah hingga moderat, yang dapat menekan pembentukan awan hujan di Indonesia dan menyebabkan penurunan curah hujan,” jelasnya.

Ia menambahkan, periode kritis potensi karhutla diperkirakan terjadi mulai Mei hingga September, dengan puncak pada Agustus hingga September, seiring meluasnya wilayah dengan curah hujan di bawah normal.

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menekankan pentingnya pemanfaatan informasi cuaca jangka pendek dalam mendukung langkah mitigasi di lapangan.

“Dalam sepekan ke depan masih terdapat potensi hujan di beberapa wilayah rawan, sehingga ini menjadi window of opportunity untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sebelum kondisi semakin kering,” ungkapnya.

BMKG juga terus memperkuat pemantauan hotspot secara real-time melalui data satelit yang diperbarui setiap lima menit, serta menyediakan sistem peringatan dini berbasis indeks kerawanan kebakaran hutan dan lahan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement