JAKARTA – Mayoritas masyarakat Indonesia menginginkan pemilihan wakil rakyat dilakukan secara langsung. Hal itu tergambar dalam hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) bertajuk Evaluasi dan Komitmen Publik terhadap Pancasila.
"Apakah rakyat memilih wakilnya secara langsung, termasuk DPR, DPD, presiden, gubernur, bupati, maupun wali kota, sekitar 84,5 persen menyatakan memilih secara langsung,” kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, hanya 11,3% responden yang menyatakan pemilihan secara langsung cukup dilakukan untuk DPR saja.
Ketika pertanyaan dikerucutkan pada pemilihan presiden, sebanyak 94,4% responden memilih tetap dilakukan secara langsung seperti saat ini. Sementara itu, 4,7% menyatakan setuju jika pemilihan presiden dilakukan melalui MPR.
Untuk pemilihan gubernur, 94,3% responden memilih dilakukan secara langsung, sedangkan 4,6% menyatakan gubernur sebaiknya dipilih oleh DPRD.
Adapun untuk pemilihan bupati/wali kota, sebanyak 95 persen responden menginginkan pemilihan secara langsung, sementara 4,1% memilih melalui DPRD.
“Jadi, masyarakat kita masih menganggap pemilihan langsung adalah yang paling mereka kehendaki,” ujarnya.
Survei ini dilakukan pada 4–12 Maret 2026 dengan populasi seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih (berusia 17 tahun ke atas).
Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling terhadap 2.020 responden, dengan margin of error ±2,2 persen pada tingkat kepercayaan 95%.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.