Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

China Adopsi Rencana Lima Tahun ke-15, Perkuat Pengaruh di Asia Selatan dan Teknologi AI

Rahman Asmardika , Jurnalis-Senin, 13 April 2026 |12:03 WIB
China Adopsi Rencana Lima Tahun ke-15, Perkuat Pengaruh di Asia Selatan dan Teknologi AI
Ilustrasi. (Foto: unsplash)
A
A
A

Pada 2024, Tiongkok menjadi kreditor terbesar Pakistan, dengan pinjaman hampir USD29 miliar. Sri Lanka memperoleh lebih dari USD13,2 miliar dari bank-bank negara Tiongkok antara 2006 dan 2022 untuk inisiatif infrastruktur, terutama Pelabuhan Hambantota. Defisit pendapatan dan kesulitan keuangan memaksa pemerintah untuk menyewakan pelabuhan tersebut kepada perusahaan Tiongkok selama 99 tahun pada 2017. Angka-angka ini menunjukkan ketergantungan struktural yang dirancang untuk diperdalam oleh Rencana Lima Tahun ke-15, bahkan ketika karakternya berevolusi.

Pada 2025, keterlibatan Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road/BRI) secara global mencapai total USD213,5 miliar melalui kontrak konstruksi dan investasi, peningkatan 19 persen dibandingkan tahun 2024.

Dilansir Asian News Post, Senin (13/4/2026), di Asia Selatan, gambaran tersebut tidak seragam. Keterlibatan China di Pakistan untuk Koridor Ekonomi China-Pakistan (CPEC) turun sebesar 77 persen pada 2025, sementara Sri Lanka mengalami pertumbuhan keterlibatan BRI sebesar 1.590 persen, dengan kesepakatan besar berupa investasi USD3,7 miliar oleh Sinopec untuk membangun kilang minyak. Namun, perlambatan CPEC tidak boleh diartikan sebagai kemunduran. Kesulitan utang Islamabad membuat pinjaman infrastruktur besar menjadi tidak berkelanjutan secara politik dan finansial. Oleh karena itu, Beijing beralih ke investasi energi dan bentuk keterlibatan yang lebih lunak, lebih sulit dilacak, dan lebih mudah diserap.

Pergeseran signifikan dalam Rencana Lima Tahun ke-15 bersifat sektoral, bukan geografis. Analisis sumber primer mengungkapkan bahwa kecerdasan buatan (AI) lebih banyak disebut dibanding sirkuit terpadu, dengan perbandingan sekitar 13 banding 1. Daya komputasi, yang hampir tidak ada dalam rencana sebelumnya, kini mendapat bab tersendiri. Rencana tersebut memperkenalkan istilah strategis baru, "model-chip-cloud-aplikasi," yang mengkodekan arsitektur empat lapis dari produksi semikonduktor domestik hingga sistem AI yang diterapkan di negara mitra.

 

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement