Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pertempuran Amfibi di Selat Bali Usai Proklamasi,  Ngurah Rai dan ALRI Menahan Serangan Belanda

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 13 April 2026 |03:04 WIB
Pertempuran Amfibi di Selat Bali Usai Proklamasi,  Ngurah Rai dan ALRI Menahan Serangan Belanda
Letkol I Gusti Ngurah Rai/ist
A
A
A

Alih-alih memberi bantuan senjata yang memang minim, Jenderal Oerip Soemohardjo setelah berkonsultasi dengan Ngurah Rai, akhirnya diputuskan untuk mengirim pasukan dari ALRI.

Kapten Albert Waroka bersama Ngurah Rai lebih dulu berangkat ke Bali, sementara Kapten Markadi menyiapkan empat seksi, di antaranya tiga seksi tempur dan satu seksi intelijen, untuk dikirim lebih dulu sebelum tiga seksi lainnya diberangkatkan.

Meski sempat terlibat bentrokan kecil di Selat Bali dengan beberapa kapal patroli Belanda, Kapten Markadi masih bisa mendarat dengan selamat di Bali.

Seiring pentingnya peran Pasukan-M memperkuat perlawanan di Bali, Kapten Markadi turut menjalin persahabatan erat dengan Ngurah Rai, hingga tewasnya Ngurah Rai pada 'Puputan Margarana' pada November 1946.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement