“Kami bekerja atas dasar saling menghormati dan saling menguntungkan untuk meningkatkan nilai kepentingan nasional masing-masing,” imbuhnya.
Perjanjian kerja sama baru ini memiliki tiga “pilar utama” yang didasarkan pada kedaulatan nasional dan saling menghormati, yaitu:
- Organisasi militer dan pembangunan kapasitas,
- Pelatihan serta pendidikan militer profesional,
- Latihan dan kerja sama operasional.
Dalam kerangka tersebut, kedua negara juga akan menjajaki berbagai inisiatif mutakhir, termasuk pengembangan bersama kemampuan asimetris canggih, teknologi pertahanan generasi berikutnya di bidang maritim, bawah laut, dan sistem otonom. Kemudian, kerja sama dalam dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan perombakan guna meningkatkan kesiapan operasional, sebagaimana disampaikan dalam pernyataan bersama.
Pernyataan itu juga menjelaskan bahwa AS dan Indonesia sepakat untuk meningkatkan pelatihan bersama pasukan khusus, yang diyakini akan semakin memperkuat hubungan militer kedua negara.