“Naik kelas itu bukan perjalanan individu. Itu adalah perjalanan kolektif,” kata dia.
Lebih jauh, dia menilai kepemimpinan perempuan dalam Partai Perindo membawa perspektif yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai penting dalam menerjemahkan visi ekonomi kerakyatan menjadi program yang berdampak langsung.
“Visi ekonomi kerakyatan di Perindo harus diterjemahkan menjadi gerakan nyata yang bisa dirasakan langsung. Bukan hanya kebijakan di atas kertas, tetapi aksi yang menyentuh kehidupan sehari-hari,” ujar dia.
Dia mencontohkan, implementasi tersebut dapat diwujudkan melalui program pemberdayaan UMKM perempuan berbasis komunitas, akses permodalan yang benar-benar menjangkau akar rumput, serta pelatihan yang berkelanjutan.
“Misalnya, program pemberdayaan UMKM perempuan berbasis komunitas, akses permodalan yang benar-benar sampai ke akar rumput, pelatihan yang berkelanjutan, bukan sekali selesai,” kata dia.