“Mereka mengungkapkan bahwa tantangan utama yang dihadapi masyarakat Eropa, termasuk Austria, adalah membangun saling pengertian dan penghargaan di tengah keberagaman identitas keagamaan dan budaya,” ujarnya.
Forum ini juga menegaskan bahwa peran masyarakat sipil, negara, dan institusi pendidikan tinggi sangat strategis dalam menciptakan harmoni dan toleransi sosial. Sinergi ketiganya dinilai menjadi kunci dalam merespons dinamika global yang semakin kompleks.
Selain diskusi substantif, pertemuan ini menghasilkan komitmen awal untuk memperkuat kerja sama antar perguruan tinggi.
“Kerja sama tersebut mencakup pengembangan riset kolaboratif, penyelenggaraan konferensi internasional, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik global,”pungkasnya.
Keikutsertaan UIN Jakarta dalam forum ini menegaskan komitmen Indonesia, khususnya melalui perguruan tinggi keagamaan, dalam mempromosikan nilai-nilai moderasi beragama di kancah internasional.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.