“Jadi intervensi ini darurat ya, Inpres. Karena 195.000 itu banyak sekali ya, 1,2 juta ruang kelas rusak itu banyak sekali, jadi harus diintervensi,” kata Gogot.
Untuk revitalisasi sekolah ini, pemerintah menggelontorkan anggaran Rp16,9 triliun. Dana revitalisasi itu langsung ditransfer ke rekening sekolah.
Selain memperbaiki sekolah rusak, revitalisasi ini juga memiliki dampak bagi masyarakat setempat. Dengan revitalisasi ini, diperkirakan membuka 350 ribu lapangan pekerjaan. Efek lainnya adalah pertumbuhan UMKM baik dari sektor penyedia bahan bangunan lokal, makanan, minuman, serta translog.
"Kemudian multiplier efek bahan-bahan konsumsi di daerah itu juga intinya bisa menggerakkan ekonomi sampai Rp27 triliun," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.