Imigrasi juga mengidentifikasi satu orang dalam rombongan tersebut yang diduga berperan sebagai koordinator.
Menindaklanjuti temuan itu, petugas berkoordinasi dengan Satgas Haji yang melibatkan Kementerian Haji dan Umrah serta Kepolisian, hingga diputuskan untuk menunda keberangkatan seluruh rombongan.
“Kami terus memperkuat pengawasan dan koordinasi lintas instansi dalam Satgas Haji,” kata Galih.
Sementara itu, Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan seluruh jajaran diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim haji.
“Pencegahan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melindungi WNI dari penyalahgunaan visa dan potensi risiko hukum di negara tujuan. Hal ini juga sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto serta arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto,” tegasnya.
Ia menambahkan, penguatan pengawasan dan sinergi antarinstansi akan terus dilakukan sebagai wujud perlindungan bagi masyarakat.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.