Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Persija vs Persib Terancam Batal di SUGBK, Pramono Temui Panpel dan Polisi

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Senin, 04 Mei 2026 |11:47 WIB
Persija vs Persib Terancam Batal di SUGBK, Pramono Temui Panpel dan Polisi
Persija vs Persib Terancam Batal di SUGBK, Pramono Temui Panpel dan Polisi
A
A
A

JAKARTA - Laga panas Persija Jakarta vs Persib Bandung di Super League 2025-2026 terancam batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), karena teknis. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku akan turun langsung menemui panitia penyelenggara (Panpel) dan pihak keamanan untuk memastikan kepastian venue pertandingan.

"Ya saya karena dalam waktu dekat akan ketemu dengan panitia penyelenggara dan juga yang menjaga keamanan pertandingan," ujar Pramono di Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Pertemuan tersebut dilakukan untuk mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi, hingga membuat pertandingan tersebut terancam tidak dapat digelar di SUGBK. "Tentunya saya ingin mendengarkan terlebih dahulu hal itu," imbuhnya.

Adapun, kendala perawatan rumput membuat laga panas tersebut terancam tidak digelar di SUGBK. Panitia pelaksana Persija masih menunggu keputusan resmi terkait penggunaan stadion.

Sementara itu, Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, menyampaikan pihaknya terus berupaya agar laga tetap bisa digelar di SUGBK. Keputusan akhir diperkirakan akan diketahui pada hari ini.

Ferry menjelaskan pihak pengelola SUGBK sebenarnya mengapresiasi Persija dan The Jakmania. Dia menyebut kondisi stadion tetap kondusif selama digunakan.

 

Namun, situasi berubah karena adanya agenda Timnas Indonesia. Stadion akan dipersiapkan untuk FIFA Matchday pada Juni 2026.

"Kemarin Kamis siang tiba-tiba kita diundang datang ke SUGBK dan mereka bilang bahwa tanggal 5 Juni itu Timnas akan pakai. Jadi, mereka berharap ada perbaikan rumput," ujarnya.

Ferry menegaskan belum ada surat penolakan resmi dari pengelola stadion. Dia menyebut keputusan akhir berada di tangan PSSI.

"Kalau misalnya PSSI mengizinkan, kami main di SUGBK. Tapi kalau PSSI enggak mengizinkan, ya mau enggak mau kami main di JIS. Ya, tim Persija harus menerima JIS dalam kondisi apapun," tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement