AS juga mengklaim bahwa Iran kehabisan ruang penyimpanan minyak yang dapat menyebabkan runtuhnya infrastruktur energi lama mereka. Analis kepada Middle East Eye menyebut bahwa Iran hanya memiliki sisa ruang penyimpanan untuk "beberapa minggu". Perusahaan analisis energi, Kpler, menyatakan kepada New York Times pada Rabu bahwa Iran memiliki waktu 25 hingga 30 hari sebelum kehabisan ruang penyimpanan.
Namun, analisis CIA memberikan perkiraan yang lebih optimistis bagi Teheran. Badan intelijen tersebut memperkirakan bahwa Teheran dapat bertahan selama 90 hingga 120 hari sebelum menghadapi kesulitan ekonomi yang "parah" akibat blokade.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.