Pada akhir pekan, Trump kembali menekan Teheran melalui media sosial, memperingatkan bahwa "Waktu Terus Berjalan" bagi Iran. Ia juga membagikan gambar yang menggambarkan Iran diserang oleh negara-negara tetangga, termasuk negara-negara yang tetap netral dalam konflik tersebut.
Krisis tersebut dipicu oleh kampanye pengeboman AS-Israel yang menargetkan kepemimpinan Iran dan infrastruktur utamanya. Teheran menanggapi dengan serangan balasan terhadap negara-negara penyerang dan terhadap negara-negara regional yang menampung pangkalan militer AS. Otoritas Iran juga telah membatasi pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur air strategis yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Menurut laporan Axios dan CNN, Trump mengadakan pertemuan dengan pejabat senior keamanan nasional pada Sabtu, (16/5/2026) untuk membahas kemungkinan langkah selanjutnya, termasuk aksi militer lanjutan. Pertemuan tersebut dilaporkan diadakan beberapa jam setelah Trump kembali dari kunjungan kenegaraan ke China dan dihadiri oleh Wakil Presiden J.D. Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Direktur CIA John Ratcliffe, dan utusan khusus Steve Witkoff, menurut sumber.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.