Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KSP Ungkap Kondisi WNI Ikut Misi Kemanusiaan ke Gaza, 5 Ditangkap Israel dan 4 Lanjut Berlayar

Binti Mufarida , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |20:29 WIB
KSP Ungkap Kondisi WNI Ikut Misi Kemanusiaan ke Gaza, 5 Ditangkap Israel dan 4 Lanjut Berlayar
KSP Dudung Abdurachman (Foto: Binti M/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan lima warga negara Indonesia (WNI) ditangkap militer Israel di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur dari sembilan WNI yang ikut berlayar. Sementara empat lainnya tetap melanjutkan pelayaran membawa bantuan menuju Gaza, Palestina. 

Mereka diketahui tengah mengikuti misi kemanusiaan ke Gaza, Palestina, lewat Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

“Berdasarkan informasi Kementerian Luar Negeri, dari sembilan warga negara Indonesia anggota Global Peace Convoy Indonesia yang tergabung dalam misi tersebut, lima warga negara Indonesia dilaporkan telah ditangkap. Sementara ada empat warga negara Indonesia lainnya masih berada di kapal berbeda di sekitar perairan Siprus atau Mediterania Timur,” ujar Dudung di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Dudung menegaskan kondisi empat WNI yang melanjutkan pelayaran menuju Gaza masih rawan. “Situasi di lapangan masih sangat dinamis. Keempat warga negara Indonesia yang masih berlayar tersebut tetap berada dalam kondisi rawan,” imbuhnya.

Dengan melihat perkembangan tersebut, kata Dudung, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah melakukan koordinasi awal dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul. Termasuk menyiapkan langkah antisipatif seperti penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) apabila paspor WNI disita serta dukungan medis apabila diperlukan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement