"Kami senantiasa berdiri bersama seluruh peserta armada ini, khususnya saudara-saudari kami dari Indonesia, dan kami berdoa kepada Allah SWT agar mereka dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat," katanya.
Kedubes Palestina juga menyinggung kekejaman yang terus berlangsung di wilayah pendudukan, mulai dari pembantaian warga sipil di Gaza hingga perampasan aset warga di Tepi Barat.
"Kami tidak terkejut dengan tindakan tentara Israel yang membantai anak-anak dan wanita hamil di Gaza, menghancurkan rumah-rumah warga, merampas tanah di Tepi Barat, serta mencuri hasil panen dan membakar harta benda milik warga Palestina," tegas pihak Kedubes.
Menutup pernyataannya, Kedubes Palestina menegaskan bahwa rentetan kejahatan yang dilakukan oleh tentara maupun pemukim ilegal Israel tidak akan pernah memadamkan semangat rakyat Palestina. Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi pemantik kekuatan baru bagi rakyat Palestina untuk bertahan dan berjuang.
"Segala bentuk kejahatan ini tidak akan pernah menggoyahkan ketabahan rakyat kami. Hal ini justru menambah tekad kami untuk terus bertahan di tanah air dan melanjutkan perlawanan hingga Palestina beserta seluruh tempat suci Islam dan Kristen berhasil dibebaskan," pungkas pernyataan resminya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.