Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Film "Pesta Babi" Kritik Proyek Papua, IPR: PSN Sudah Dikaji dan Ikut Aturan

Rahman Asmardika , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2026 |13:14 WIB
Film "Pesta Babi" Kritik Proyek Papua, IPR: PSN Sudah Dikaji dan Ikut Aturan
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA - Proyek Strategis Nasional (PSN) lumbung pangan (food estate) di Wanam, Merauke, Papua Selatan, sama sekali tidak terkait dengan Film "Pesta Babi", sehingga harus terus berlanjut untuk mewujudkan program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Demikian disampaikan Direktur Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Menurut saya kebijakan PSN Wanam ini cukup visioner, karena ke depan negara global pun akan fokus dengan isu pangan mereka masing-masing. Karena, kalau isunya malah Indonesia defisit pangan, itu lebih bahaya lagi," ujar Iwan.

Iwan menjelaskan, proyeksi Program Cetak Sawah Wanam difokuskan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Berbagai manfaat utamanya meliputi pencapaian target swasembada beras, penciptaan lapangan kerja baru di pedesaan, peningkatan pendapatan masyarakat dan petani hingga 20 persen sampai 30 persen, serta pemanfaatan lahan tidur menjadi area produktif.

"Soal kritik di Film "Pesta Babi" itu ya hak demokrasi menyatakan pendapat dalam bentuk kreativitas film. Yang salah adalah jika hal tersebut dilakukan dengan tujuan delegitimasi dan agenda politik terselubung," tegasnya.

Terkait lingkungan dan hutan, ia menilai pemerintah pasti sudah memiliki kajian dan mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Dalam situasi tekanan global yang berefek ke kondisi ekonomi Indonesia saat ini, kita perlu membangun narasi-narasi optimisme dan bukan malah melakukan provokasi," pungkasnya.

PSN Wanam di Papua Selatan saat ini menunjukkan progres dengan sejumlah fasilitas utama telah rampung 100 persen. Kehadiran proyek tersebut telah membawa harapan baru bagi masyarakat lokal, terutama dalam mendorong kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah setempat.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement