Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Delegasi Global Sumud Flotilla Dianiaya dan Dilecehkan Tentara Israel

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |21:16 WIB
Delegasi Global Sumud Flotilla Dianiaya dan Dilecehkan Tentara Israel
Militer Israel mencegat kapal yang ditumpangi WNI dalam misi kemanusiaan (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyebutkan seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF), termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang diculik tentara Zionis Israel, sudah bebas. Seluruh delegasi menerima tindakan kekerasan, pelecehan, hingga mengalami luka serius.

“Sebelumnya, para delegasi melaporkan mengalami berbagai tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi selama penahanan, di antaranya pemukulan, penggunaan taser dan peluru karet, penghinaan dan pelecehan, pemaksaan posisi menyakitkan, hingga beberapa korban mengalami luka serius dan memerlukan perawatan medis,” kata Koordinator Media GPCI Harfin Naqsyabandy, Kamis (21/5/2026).

Ia mengatakan, saat ini para delegasi yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot telah dibebaskan. “Berdasarkan konfirmasi resmi dari tim hukum Adalah dan sumber diplomatik internasional, seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot telah dibebaskan dari fasilitas penahanan Israel,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, hal tersebut berdasarkan konfirmasi dari tim hukum ADALAH dan sumber diplomatik internasional. Saat ini, kata dia, para relawan segera dipulangkan dari Israel.

“Para delegasi saat ini sedang dalam proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki,” ungkap dia.

Tim hukum ADALAH terus melakukan pemantauan ketat untuk memastikan seluruh aktivis, termasuk WNI, dapat keluar dengan aman tanpa penundaan tambahan.

“ADALAH menegaskan bahwa seluruh operasi intersepsi kapal di perairan internasional, penculikan sipil, penahanan sewenang-wenang, hingga tindakan kekerasan terhadap aktivis kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional,” imbuhnya.

Lebih lanjut, saat ini situasi masih dinamis dan proses pemulangan terus dipantau oleh tim hukum, jalur diplomatik, serta jaringan internasional pendukung flotilla.

“Mohon doa terbaik agar seluruh delegasi, termasuk WNI, dapat segera tiba dengan selamat dan sehat,” jelas dia.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement