JAKARTA - Tim Pemburu Begal Polda Metro Jaya kembali menangkap empat pelaku begal yang beraksi di wilayah Jakarta. Dari para pelaku yang diamankan, polisi menyebut mereka telah beraksi sebanyak 190 kali di sejumlah lokasi.
“Dari yang sudah dilakukan tindakan tegas dan terukur, sementara kami dapat informasi dari yang bersangkutan, 190 TKP sudah mereka lakukan perbuatannya dari sejak bulan Desember 2025 sampai dengan bulan Mei 2026,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, Jumat (22/5/2026).
Iman menjelaskan, sebagian pelaku yang diamankan turut menggunakan senjata api. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pendalaman terkait kepemilikan senjata tersebut.
“Hal ini tidak boleh dibiarkan. Sesuatu hal yang mengganggu dan meresahkan masyarakat, harus sama-sama kita perangi dan tidak boleh kita biarkan. Maka, kami sedang melakukan pengembangan ke sana, dari mana sumber senjata api tersebut,” ujar dia.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga sedang melakukan analisis digital dari ponsel milik para pelaku yang sudah diamankan. Hal itu dilakukan untuk mencari tahu apakah ada jaringan yang menerima hasil kejahatan hingga jaringan-jaringan lainnya.
“Kami sedang lakukan analisis digital terkait dengan jaringan di atasnya, entah itu jaringan yang menggerakkannya, entah itu jaringan yang menerima hasil kejahatannya, atau mungkin juga ada jaringan lain yang terkoneksi yang tujuannya adalah membuat resah masyarakat,” jelas dia.
Sebagai informasi, polisi menangkap empat pelaku begal yang beraksi di wilayah Jakarta. Dari empat pelaku, dua di antaranya harus diberikan tindakan tegas terukur.
Keempat pelaku melakukan aksinya di sejumlah wilayah, mulai dari RSIA Duren Sawit, Rawamangun Jakarta Timur, Kebon Jeruk, dan Bekasi.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.