“Dua tahun lalu, saat ia 29 tahun, Tania jadi pilot perempuan 777 termuda di dunia. Selain terbang misi kepresidenan dan komersial, ia sekarang juga adalah instruktur perempuan 777 termuda di dunia,” tambah Dirgayuza.
Selain Tania, Dirgayuza juga memperkenalkan Captain Ajeng Mahessa dari Skadron Udara 17 TNI AU yang menerbangkan pesawat Boeing 737 kepresidenan untuk perjalanan dalam negeri dan jarak dekat luar negeri.
“Lalu, para pilot Skadron Udara 17 penerbang 737 yang membawa Presiden ke tujuan dalam negeri dan dekat luar negeri. Salah satunya Captain Ajeng Mahessa. Usia 30 tahun. Sekarang ia adalah pilot 737 kepresidenan termuda di dunia. Ia juga seorang Paskibraka Nasional di tahun 2011,” kata Dirgayuza.
Pilot perempuan lainnya adalah Captain Yustikasari Diana Putri atau Tika dari Skadron Udara 2 TNI AU yang menerbangkan pesawat CN untuk misi kemanusiaan dan penerbangan ke wilayah dengan landasan pendek.