Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Blackout Sumatera, Pakar ITB Nilai Faktor Cuaca Sangat Berpengaruh

Awaludin , Jurnalis-Jum'at, 29 Mei 2026 |14:26 WIB
Soal Blackout Sumatera, Pakar ITB Nilai Faktor Cuaca Sangat Berpengaruh
Blackout Sumatera (foto: AI)
A
A
A

BANDUNG - Pemadaman listrik massal atau blackout di Sumatra dinilai sangat mungkin dipicu tekanan mekanis akibat angin kencang pada jaringan transmisi, terutama di titik sambungan kabel atau mid span jointing.

Pengamat sistem tenaga listrik Institut Teknologi Bandung (ITB), Djoko Darwanto, menilai faktor cuaca memiliki peran besar dalam peristiwa tersebut. Hal itu merujuk pada karakteristik gangguan yang terjadi yang mengarah pada tekanan mekanis di area sambungan konduktor transmisi.

“Kalau melihat pola gangguan yang disampaikan dan titik kerusakannya berada di sambungan kabel, maka faktor cuaca sangat mungkin berkontribusi dalam peristiwa ini,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

Sebelumnya, hasil investigasi awal gabungan Bareskrim, Puslabfor, dan PLN menyebut terdapat tiga kemungkinan penyebab putusnya kabel transmisi, yakni stress thermal akibat cuaca, faktor pada area sambungan, serta tekanan mekanis akibat beban dan pengaruh angin.

Menurut Djoko, masyarakat kerap menilai kondisi cuaca berdasarkan apa yang dirasakan di permukaan tanah. Padahal, pada ketinggian konduktor transmisi, kecepatan angin dapat jauh lebih besar dan memicu osilasi kabel secara terus-menerus.

“Di bawah mungkin terasa tidak ekstrem, tetapi di area konduktor, angin bisa cukup kuat untuk menyebabkan kabel bergerak dan saling menarik. Kondisi itu dapat memunculkan tekanan berulang pada kabel,” katanya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement