Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tokoh Adat dan Agama Papua Ajak Publik Sikapi Kritis Polemik Film Pesta Babi

Awaludin , Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2026 |10:58 WIB
Tokoh Adat dan Agama Papua Ajak Publik Sikapi Kritis Polemik Film Pesta Babi
Tokoh perempuan adat Papua, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta (foto: dok ist)
A
A
A

Mama Sinta menegaskan, masyarakat Papua saat ini lebih membutuhkan akses pekerjaan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan dibanding terus disuguhi narasi konflik.

"Masyarakat Papua ingin hidup damai dan sejahtera," ujarnya.

Hal senada disampaikan Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC. Ia mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dalam menyikapi isi film tersebut.

“Papua tidak hanya bicara soal konflik, tetapi juga tentang persaudaraan, pembangunan, dan harapan masyarakat untuk maju,” tuturnya.

Tokoh pemuda Papua, Paulinus Ohee, juga mengingatkan generasi muda agar tidak mudah terpengaruh narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Menurutnya, Papua membutuhkan stabilitas, persatuan, dan optimisme agar pembangunan dapat berjalan maksimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat asli Papua.

Berbagai pihak menilai masa depan Papua perlu dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, tokoh agama, dan generasi muda. Dengan potensi sumber daya dan kekayaan budaya yang dimiliki, Papua dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi wilayah yang maju, aman, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement