Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tokoh Adat dan Agama Papua Ajak Publik Sikapi Kritis Polemik Film Pesta Babi

Awaludin , Jurnalis-Minggu, 31 Mei 2026 |10:58 WIB
Tokoh Adat dan Agama Papua Ajak Publik Sikapi Kritis Polemik Film Pesta Babi
Tokoh perempuan adat Papua, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta (foto: dok ist)
A
A
A

JAKARTA - Kemunculan film dokumenter Pesta Babi memunculkan polemik di tengah masyarakat. Sejumlah tokoh adat, agama, dan pemuda Papua menilai film tersebut tidak menghadirkan gambaran utuh mengenai kondisi Papua saat ini. Mereka menilai film itu lebih banyak menyoroti narasi konflik dibanding perkembangan pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat Papua.

Menanggapi polemik tersebut, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menegaskan, bahwa pembangunan Papua terus dilakukan melalui pendekatan kesejahteraan, dialog, penghormatan terhadap budaya lokal, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Papua harus dibangun dengan pendekatan komprehensif yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan," ujar Djamari, Minggu (31/5/2026).

Menurut Djamari, pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga program ketahanan pangan guna membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua. Ia menilai Papua memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru nasional.

Polemik film tersebut semakin menguat setelah tokoh perempuan adat Papua, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, mengaku tidak mengetahui bahwa aktivitas yang diikutinya akan menjadi bagian dari film dokumenter dengan narasi tertentu.

"Saya kecewa karena nama dan wajah saya dipakai tanpa penjelasan yang jelas," katanya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement