Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bongkar Dugaan Intimidasi Hercules, Anak Ahmad Bahar Bawa Bukti Ini

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2026 |13:09 WIB
Bongkar Dugaan Intimidasi Hercules, Anak Ahmad Bahar Bawa Bukti Ini
Anak Ahmad Bahar di Polda Metro Jaya (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ilma Sani Fitriana, putri penulis Ahmad Bahar, menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan intimidasi yang dilakukan Ketua GRIB Jaya, Hercules, beserta anggotanya. Dalam pemeriksaan tersebut, pihak pelapor membawa sejumlah bukti untuk diserahkan kepada penyidik.

Ketua Bidang Riset dan Advokasi Lembaga Bantuan Hukum dan Advokasi Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Gufroni, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai barang bukti guna memperkuat laporan yang telah diajukan Ilma di Unit Kamneg Polda Metro Jaya.

"Kami sudah menyiapkan bukti-bukti baik berupa video-video, foto-foto, kemudian tangkapan layar, dan juga saksi-saksi ya, untuk menguatkan laporan Saudari Ilma di unit Kamneg," kata Gufroni di Polda Metro Jaya, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, bukti yang dibawa juga memuat informasi mengenai pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

"Jadi kami sudah siapkan dalam satu flashdisk, dan nanti kami akan serahkan kepada penyidik untuk mengungkap siapa saja orang-orang yang terlibat dalam kasus dugaan penyanderaan ini," ujarnya.

 

Selain itu, Gufroni menunjukkan sejumlah video yang disebut memperlihatkan Ahmad Bahar diperlakukan layaknya seorang pelaku tindak kriminal.

"Ini adalah berupa video ini, sebetulnya video, di mana ayahnya Ilma itu diapit oleh dua orang berbadan besar dengan menggunakan masker warna hitam. Di sini terlihat sekali seakan-akan Ahmad Bahar itu seperti maling yang ditangkap dalam 1x24 jam," ungkapnya.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat sejumlah orang mendatangi Ahmad Bahar pada hari Jumat terkait dugaan peretasan telepon genggam. Setelah persoalan dijelaskan, mereka sempat pulang. Namun, dua hari kemudian mereka kembali datang.

"Jadi ada mereka datang hari Jumat kemudian sudah dijelaskan bahwa handphone-nya diretas, sudah pulang. Hari Minggu, mereka datang lagi dan targetnya adalah membawa paksa Ahmad Bahar atau putrinya," katanya.

Gufroni juga memperlihatkan foto-foto yang disebut merekam detik-detik sebelum Ilma dibawa ke kantor GRIB Jaya.

"Jadi jelas ini ada beberapa anggota GRIB Jaya yang mereka mengintimidasi hari Minggu dari mulai jam 14.00 siang sampai jam 17.00 ya, agar Ahmad Bahar untuk dibawa. Tapi karena tidak ada, mereka masuk ke dalam rumah kemudian putrinya lah yang disandera yang dibawa ke markas GRIB," jelasnya.

 

Sementara itu, Polda Metro Jaya memastikan akan menindaklanjuti laporan yang diajukan sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam terkait dugaan intimidasi terhadap Ilma Sani Fitriana.

"Terkait adanya laporan polisi tentang saudara Hercules. Polda Metro Jaya, dalam laporan tersebut, kepolisian pasti akan melakukan penyelidikan dengan mengklarifikasi dari pelapor, menganalisa barang bukti, olah TKP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (26/5/2026).

Budi menegaskan kepolisian tidak dapat menolak laporan yang disampaikan masyarakat. Karena itu, laporan yang telah diterima akan dipelajari dan diteliti lebih lanjut.

Setelah proses penelitian dan penyelidikan dilakukan, polisi akan menentukan apakah perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan atau tidak. Mengingat laporan baru diterima, pihak kepolisian belum dapat menyampaikan banyak hal terkait penanganannya.

"Apabila dalam proses penyelidikan ini dilakukan gelar perkara, maka ada pengalihan status dari lidik menjadi sidik, penyidikan, nah sama nanti akan dilakukan (pada laporan ini). Saat ini baru satu (laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya)," ucapnya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement