Ari menambahkan, Tim SAR gabungan masih fokus melakukan pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan. Area pencarian diperluas hingga radius sekitar empat kilometer dari lokasi ledakan.
"Fokus kami saat ini adalah melanjutkan pencarian terhadap tiga korban yang masih belum ditemukan, sekaligus memastikan proses identifikasi korban dapat berjalan dengan baik," ujarnya.
Diketahui, ledakan bom peninggalan PD II terjadi di Kompleks Perikanan Jalan Walter Mongonsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/5) sekitar pukul 14.45 WIT.
Akibat peristiwa tersebut, enam orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian.
Berdasarkan data terbaru, jumlah korban luka ringan mencapai 18 orang, dengan dua di antaranya masih menjalani perawatan di RSUD Biak. Sementara itu, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 56 orang yang terdiri atas 43 orang dewasa dan 13 balita.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.