Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu

Awaludin , Jurnalis-Jum'at, 12 Juni 2026 |12:30 WIB
Heboh! Pentagon Sempat Lockdown Usai Sensor Deteksi Antraks, Ternyata Alarm Palsu
Gedung Pentagon (foto: AP News)
A
A
A

WASHINGTON - Pentagon sempat memberlakukan perintah tetap berada di dalam ruangan (shelter in place), dan melakukan evakuasi sebagian area gedung setelah sistem sensor mendeteksi kemungkinan adanya antraks, pada Kamis 11 Juni 2026. Namun setelah dilakukan serangkaian pengujian, ancaman tersebut dipastikan tidak ada dan aktivitas kembali normal.

Insiden itu bermula ketika sistem pemantauan kualitas udara Pentagon mendeteksi adanya potensi kontaminasi yang memerlukan tindakan pencegahan. Menyusul temuan tersebut, otoritas Pentagon langsung menerapkan protokol keamanan standar untuk melindungi para pegawai dan personel yang berada di dalam gedung.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell mengatakan, penghuni gedung telah diberitahu mengenai potensi masalah kualitas udara dan diminta mengikuti langkah-langkah keselamatan yang ditetapkan selama proses evaluasi berlangsung.

"Pentagon memiliki sistem canggih untuk memastikan keamanan gedung dan penghuninya. Sistem tersebut mendeteksi masalah kualitas udara yang memerlukan tindakan pencegahan sampai kami mengetahui tingkat keseriusannya," kata Parnell, seperti dilansir dari bnonews, Jumat (12/6/2026).

Menurut laporan CNN yang mengutip komunikasi radio petugas tanggap darurat, dan sumber yang mengetahui insiden tersebut, respons darurat dipicu setelah sensor mendeteksi kemungkinan keberadaan antraks. Namun, sumber yang sama menyebut sistem sensor mengalami gangguan sehingga memunculkan alarm palsu.
 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement