“Sering saya sampaikan, mereka ini tidak sakti-sakti amat. Mereka ini sebenarnya adalah penonton, pemain yang menunggu kucuran informasi dari orang dalam. Kalau orang dalam sudah ngasih tahu, nanti buka buat pengadaan speknya ini, ini, ini, dirapikanlah," jelasnya.
Setyo pun menegaskan reformasi birokrasi dan digitalisasi tidak boleh hanya berfokus pada perubahan sistem semata. Yang utama justru pembangunan integritas ASN.
Tujuannya agar berbagai inovasi digital benar-benar mampu menutup celah korupsi. Ia pun berharap program pembelajaran integritas berbasis e-learning yang diluncurkan KPK ini dapat menjadi langkah untuk memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan ASN.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.