"Sementara itu, volume keberangkatan penumpang kereta api jarak jauh dari wilayah Daop 1 Jakarta pada periode yang sama juga tercatat tinggi. Pada 20 Juni 2026, jumlah penumpang berangkat sebanyak 32.907 orang, 21 Juni sebanyak 34.023 orang, 22 Juni sebanyak 30.133 orang, 23 Juni sebanyak 28.364 orang, dan 24 Juni sebanyak 26.629 orang," jelasnya.
Selama periode libur sekolah 20 Juni hingga 5 Juli 2026, paparnya, perjalanan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta terdiri atas 69 KA reguler per hari, dengan rincian 35 KA dari Stasiun Gambir dan 34 KA dari Stasiun Pasar Senen. Selain perjalanan reguler, KAI Daop 1 Jakarta juga mengoperasikan delapan KA jarak jauh tambahan dari Stasiun Gambir.
KA tambahan tersebut meliputi KA Purwojaya relasi Gambir–Purwokerto sebanyak dua perjalanan, KA Batavia relasi Gambir–Solo Balapan, KA Argo Parahyangan relasi Gambir–Bandung, KA Tambahan relasi Gambir–Yogyakarta sebanyak dua perjalanan, KA Cirebon Fakultatif relasi Gambir–Cirebon, serta KA Argo Anjasmoro relasi Gambir–Surabaya Pasarturi.
"Untuk periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, total kapasitas tempat duduk KA jarak jauh yang disediakan KAI Daop 1 Jakarta mencapai 629.649 tempat duduk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 363.585 tiket telah dibeli atau dipesan pelanggan. Tingkat keterisian tempat duduk tercatat sekitar 58 persen," bebernya.
Jika dirinci berdasarkan kelas, ungkapnya, kapasitas kelas eksekutif mencapai 303.530 tempat duduk dengan jumlah tiket terjual sebanyak 119.181 tiket. Untuk kelas ekonomi komersial, kapasitas yang disediakan sebanyak 269.456 tempat duduk dengan tiket terjual 183.662 tiket. Sementara itu, kelas ekonomi PSO atau subsidi pemerintah memiliki kapasitas 56.663 tempat duduk dengan tiket terjual 57.648 tiket.
"Pada Rabu, 24 Juni 2026, total volume penumpang KA jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 26.629 penumpang berangkat dan 29.701 penumpang tiba," katanya.