Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Prabowo Ungkit 4 Kali Kalah Pilpres tapi Tak Pernah Ganggu Pemimpin, Sindir Siapa?

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Jum'at, 26 Juni 2026 |18:46 WIB
Prabowo Ungkit 4 Kali Kalah Pilpres tapi Tak Pernah Ganggu Pemimpin, Sindir Siapa?
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar/Riyan Rizki)
A
A
A

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto kembali mengungkit tentang empat kali kekalahannya dalam pemilihan presiden (Pilpres). Meski kalah empat kali, Prabowo mengaku tak pernah mengganggu pemerintahan yang mendapat mandat.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

"Saya sebagai pemimpin politik, saya dipilih secara demokratis. Saya maju ke rakyat lima kali minta mandat. Empat kali tidak diberi mandat. Empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat," kata Prabowo.

Pernyataan Prabowo itu mendapat sambutan dari para peserta yang hadir. Prabowo kemudian menyampaikan terima kasih karena biasanya hadirin tertawa jika dirinya bercerita pernah empat kali kalah dalam pemilu.

"Terima kasih. Karena biasanya kalau saya bilang empat kali kalah, audiens ketawa. Orang Indonesia itu kalau kalah sebetulnya sedih. Tapi karena saya sadar, saya mengerti alternatifnya apa. Karena kita sudah sepakat, bangsa Indonesia sudah sepakat kita ingin hidup sebagai negara di mana kedaulatan rakyat yang berkuasa," ujarnya.

Prabowo mengatakan, tidak ingin demokrasi Indonesia gaduh. Prabowo tak masalah jika ada yang memiliki pendapat berbeda, namun tidak berarti harus gaduh.

"Jadi kedaulatan rakyat wujudnya adalah demokrasi, demokrasi wujudnya adalah pemilihan. Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tetapi alternatifnya apa? Apakah kita mau gaduh? Habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut, yang kalah ribut," ungkapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement