JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta bertajuk "Menuju 5 Abad Jakarta" di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Sabtu (27/6/2026). Sejumlah rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di sekitar lokasi acara mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional dan bertahap di ruas-ruas jalan yang bersinggungan dengan lokasi kegiatan.
"Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional dan bertahap, berikut rute alternatif, kantong parkir, serta dukungan angkutan umum," ujar Budi, Jumat (26/6/2026).
Ruas jalan yang akan terdampak rekayasa lalu lintas meliputi Jalan Jenderal Sudirman segmen Bundaran HI–Dukuh Atas, Jalan MH Thamrin, Jalan M. Mashabi, Jalan Sutan Syahrir segmen Jalan Agus Salim–Bundaran HI, Jalan Imam Bonjol segmen Jalan Agus Salim–Bundaran HI, Jalan Kotabumi, Jalan Teluk Betung, dan Jalan Sumenep.
Meski demikian, arus kendaraan di Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahid Hasyim dari arah barat ke timur maupun sebaliknya tetap dibuka dan dapat dilalui seperti biasa.
Selain pengaturan lalu lintas, Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan 21 titik kantong parkir di sekitar lokasi acara. Lokasi tersebut antara lain berada di Pelataran Parkir IRTI Monas, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, Gedung Indosat, Kementerian Pariwisata, Wisma Mandiri, TPE Sabang, Djakarta Theater, Gedung Sarinah, Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Wisma Nusantara, Mandarin Oriental Hotel, The City Tower, Taman Menteng, Gedung BNI 46, Wisma 46 Outdoor, dan Gedung Wisma 46.
Secara keseluruhan, kantong parkir tersebut mampu menampung 12.295 mobil, 8.186 sepeda motor, dan 97 bus.
Budi mengimbau masyarakat memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disediakan dan tidak memarkirkan kendaraan di badan jalan agar arus lalu lintas tetap lancar selama kegiatan berlangsung.
Rute Alternatif
Selama rekayasa lalu lintas berlangsung, masyarakat dapat menggunakan sejumlah jalur alternatif, di antaranya:
- Harmoni–Semanggi: melalui Jalan Hayam Wuruk–Ir. H. Juanda–Suryapranoto–Cideng Timur–KH Mas Mansyur–Prof. Dr. Satrio–Jalan Jenderal Sudirman.
- Harmoni–Tugu Tani: melalui Jalan Ir. H. Juanda–Pos–Gedung Kesenian–Lapangan Banteng–Pejambon–M.I. Ridwan Rais.
- Tugu Tani–Harmoni: melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Medan Merdeka Timur–Medan Merdeka Utara–Majapahit.
- Tugu Tani–Tanah Abang: melalui Jalan M.I. Ridwan Rais–Medan Merdeka Selatan–Budi Kemuliaan–Abdul Muis–Fachrudin.
- Menteng–Tanah Abang: melalui Jalan Imam Bonjol–Agus Salim–KH Wahid Hasyim–KH Mas Mansyur atau melalui Jalan Kebon Sirih–Fachrudin.
- Semanggi–Harmoni: melalui Jalan Jenderal Sudirman–KH Mas Mansyur–Cideng Barat–Suryapranoto atau melalui kawasan Karet Pasar Baru menuju KH Mas Mansyur.
- Tanah Abang–Stasiun Gambir: melalui Jalan Abdul Muis–Budi Kemuliaan–Medan Merdeka Selatan–Medan Merdeka Timur.
- Tanah Abang–Tugu Tani: melalui Jalan Jatibaru Raya–Kebon Sirih atau Jalan Fachrudin–KH Wahid Hasyim–Agus Salim–Kebon Sirih.
Masyarakat yang akan menuju kawasan Bundaran HI pada Sabtu sore hingga malam hari diimbau menyesuaikan waktu perjalanan, memanfaatkan transportasi umum, atau menggunakan rute alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.