Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gandeng Kemenkes, Kemhan Bentuk Tim Pencari Fakta Kematian 5 Calon Kopdes saat Latsarmil

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Rabu, 01 Juli 2026 |16:39 WIB
Gandeng Kemenkes, Kemhan Bentuk Tim Pencari Fakta Kematian 5 Calon Kopdes saat Latsarmil
Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menyatakan Kemhan dan Kemenkes membentuk tim investigasi terkait meninggalnya lima calon manajer kopdes.
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menyelidiki meninggalnya lima calon manajer koperasi desa (kopdes) saat menjalani latihan dasar militer (Latsarmil). Kedua kementerian telah membentuk tim pencari fakta untuk menjalankan investigasi tersebut.

"Kami sudah membentuk tim investigasi. Ini adalah gabungan antara Kemhan dan Kemenkes. Kami sudah bentuk," ujar Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (1/7/2026).

Donny menyatakan, pihaknya akan langsung menginvestigasi gugurnya lima calon manajer koperasi desa.

"Kami nanti akan menindaklanjuti untuk melihat atau mencari data-data tambahan kenapa kok bisa hal ini terjadi," kata Donny.

"Termasuk juga yang kejadian di Halim terkait dengan paru-paru, ini juga karena ada penularan di sana, ini juga kami lakukan tindakan pencegahan bersama dengan Kemenkes," tambahnya.

Lebih lanjut, Donny berkata, penyebab meninggalnya lima manajer koperasi desa ini berbeda-beda. Salah satunya, kata dia, ada perubahan pola hidup dari semula sipil menjadi militer.

"Pertama adalah karena kelelahan, ya, kemudian juga perubahan pola hidup ya, yang tadinya mungkin kehidupan sipil, masuk kehidupan ya di barak dan sebagainya yang mana semuanya harus disiplin nah itu mungkin juga mengagetkan juga. Selain juga faktor cuaca juga," ucap Donny.

Selain itu, ia berkata, meninggalnya calon manajer koperasi desa akibat penyakit bawaan. Menurutnya, penyakit bawaan ini sudah terdeteksi saat awal pelatihan, tetapi masih dalam kadar aman.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement