Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Karyawan Disekap Bos di Jakpus, Said Iqbal Semprot Disnaker DKI: Jangan Lamban Bertindak!

Yuwantoro Winduajie , Jurnalis-Sabtu, 04 Juli 2026 |03:10 WIB
Karyawan Disekap Bos di Jakpus, Said Iqbal Semprot Disnaker DKI: Jangan Lamban Bertindak!
Said Iqbal semprot Disnaker DKI (Foto: Yuwantoro Winduajie/Okezone)
A
A
A

"Karena selain dilakukan penindakan yang sudah dilakukan oleh kawan-kawan kepolisian, penindakan hukum ketenagakerjaan juga harus ditegakkan kalau dijumpai pelanggaran-pelanggaran," ujarnya.

Said mengaku menemukan indikasi pelanggaran serius dari sisi ketenagakerjaan berdasarkan keterangan korban. Salah satunya terkait upah yang hanya sebesar Rp500.000. Dia bahkan menyebut telah terjadi praktik perbudakan.

"Karena saya jumpai itu dikasih upahnya Rp500.000, itu nggak manusiawi banget. Gimana mau bertahan orang kerja? Rp500.000 itu sudah perbudakan itu," tegasnya.

Said pun menilai lemahnya pengawasan ketenagakerjaan turut menjadi perhatian apabila dugaan kekerasan dan eksploitasi tersebut benar terjadi dalam jangka waktu lama.

"Ya itu harus dikeluarkan nota pengawasan. Jadi boleh berbisnis, boleh berusaha, tapi yang benar. Jangan mengeksploitasi dan menciptakan perbudakan. Ini kan karena ada kekerasan, coba kalau nggak ada kekerasan. Berarti itu kan bidang pengawasan lemah tuh bu," kata Said.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement