Serangan itu terjadi hanya sekitar satu jam sebelum pertandingan babak 16 besar Piala Dunia yang mempertemukan Mesir melawan Argentina.
Sebelum insiden terjadi, komite tersebut telah menyiapkan layar lebar di sejumlah pusat pengungsian dan tempat penampungan untuk memungkinkan para pengungsi menyaksikan pertandingan sebagai bentuk hiburan di tengah situasi konflik.
Namun, menurut kesaksian warga setempat, kabar meninggalnya al-Wahidi dengan cepat menyebar di lokasi-lokasi pengungsian sehingga suasana yang semula dipersiapkan untuk menyaksikan pertandingan berubah menjadi duka.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.