Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BNPB: Kebakaran TPA Jatiwaringin Telah 100 Persen Dipadamkan, Masuk Fase Pendinginan

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 10 Juli 2026 |07:05 WIB
BNPB: Kebakaran TPA Jatiwaringin Telah 100 Persen Dipadamkan, Masuk Fase Pendinginan
Pemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin. (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah berhasil memadamkan sepenuhnya kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Saat ini, lokasi tersebut tengah dalam fase pendinginan.

"Hingga Kamis malam (9/7), pukul 19.30 WIB, lahan utama TPA Jatiwaringin seluas ±15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100% dan saat ini berada dalam fase pendinginan (pembasahan) intensif," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Aam, sapaan akrab Abdul Muhari, mengatakan meskipun area utama di dalam TPA telah terkendali, tim gabungan di lapangan masih mengantisipasi titik panas dan kepulan asap tipis yang terdeteksi di area pembuangan sampah luar kawasan TPA (dekat situ/danau).

"Sementara itu, kondisi sosial masyarakat sekitar dilaporkan kondusif dengan jumlah pengungsi saat ini nihil, karena seluruh warga telah difasilitasi untuk kembali ke rumah masing-masing per pukul 19.00 WIB," ujarnya.

Percepatan penanganan ini didukung secara legalitas melalui Keputusan Bupati Kabupaten Tangerang Nomor 609 Tahun 2026 mengenai Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran TPA Jatiwaringin, serta Keputusan Nomor 613 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Penanganan Darurat.

Aam mengatakan untuk memastikan pemadaman berjalan cepat, BNPB memberikan dukungan penuh berupa 4 unit helikopter Water Bombing (WB) dengan rincian capaian operasional harian per tanggal 9 Juli 2026 sebagai berikut:

  • Mi-8AMT (Reg. RA-22834): Melaksanakan 1 sorti dengan jam terbang 3 jam 58 menit, melakukan 45 kali water bombing (180.000 liter).
  • Sikorsky UH60A (Reg. N-274TH): Melaksanakan 2 sorti dengan total jam terbang 5 jam 43 menit, melakukan 54 kali water bombing (216.000 liter).
  • Sikorsky UH60L (Reg. N137WZ): Melaksanakan 2 sorti dengan total jam terbang 8 jam 4 menit, melakukan 88 kali water bombing (352.000 liter).
  • Mi-8 MSBT (Reg. UR-VBC): Hari ini dilaporkan unserviceable (perbaikan teknis).

Selain dukungan udara, kata Aam, BNPB juga menyalurkan bantuan logistik dan peralatan darat darurat berupa 500 liter Enviro Class A Foam (cairan racun api), 60 unit PT 5000, 25 rol selang (@30m), 3 unit pompa mini striker, 5 set sumbut, serta 50 unit Handy Talkie (HT) yang telah didistribusikan kepada tim di lapangan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement