Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai

Awaludin , Jurnalis-Selasa, 14 Juli 2026 |21:30 WIB
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Illustrasi Pesawat (foto: freepik)
A
A
A

JAKARTA - Badan Keselamatan Penerbangan Eropa (European Union Aviation Safety Agency/EASA) mengeluarkan peringatan kepada maskapai penerbangan, agar tidak melintasi wilayah udara kawasan Teluk menyusul meningkatnya risiko keamanan akibat perkembangan situasi militer.

Dalam pernyataannya, EASA menyebut maskapai penerbangan diminta tidak beroperasi di atas wilayah udara Bahrain, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), serta area di sekitar Teluk Oman.

EASA menilai kondisi keamanan di kawasan tersebut berpotensi membahayakan penerbangan sipil karena meningkatnya aktivitas militer.

"Perkembangan militer yang tidak dapat diprediksi, dikombinasikan dengan kemungkinan penggunaan rudal, drone, pesawat tempur, dan sistem pertahanan udara, menciptakan risiko tinggi bagi penerbangan sipil di semua ketinggian dan level penerbangan di dalam wilayah udara yang bersangkutan," demikian pernyataan EASA, dilansir dari Aljazeera, Selasa (14/7/2026).

Lembaga tersebut menegaskan, bahwa potensi penggunaan rudal, pesawat nirawak (drone), pesawat tempur, hingga sistem pertahanan udara dapat meningkatkan ancaman terhadap keselamatan penerbangan sipil yang melintasi kawasan tersebut.

Sebelumnya, pada pekan lalu, EASA juga telah mengeluarkan rekomendasi kepada maskapai penerbangan untuk menghindari wilayah udara Iran, Irak, dan Lebanon karena alasan keamanan yang sama.

Peringatan terbaru ini menambah daftar wilayah udara di kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki tingkat risiko tinggi bagi operasional penerbangan sipil di tengah situasi keamanan yang masih belum menentu.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement