JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, akan dibangun kembali. Diketahui, JPO tersebut terpaksa dibongkar total setelah mengalami kerusakan parah akibat ditabrak truk.
"Karena lokasi itu adalah lokasi yang sangat padat dan strategis, harus segera ada JPO untuk menyelesaikan persoalan di lapangan. Jadi, itu yang paling penting," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Insiden truk yang menabrak JPO terjadi pada Selasa 14 Juli 2026 sekitar pukul 00.30 WIB. Sementara itu, proses pembongkaran JPO rampung sekitar pukul 21.47 WIB. Pramono mengatakan arus lalu lintas kembali normal pada Rabu pagi setelah pembongkaran selesai dilakukan.
Menurut Pramono, Dinas Bina Marga DKI Jakarta belum dapat memastikan kapan pembangunan kembali JPO dilakukan karena terkendala ketersediaan anggaran. Dalam waktu dekat, anggaran pembangunan JPO tersebut memang belum tersedia.
"Jadi, kalau Bina Marga menyampaikan bahwa belum akan dibangun karena memang anggarannya belum ada," bebernya.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta akan mencari berbagai alternatif sumber pendanaan untuk merealisasikan pembangunan kembali JPO tersebut.
"Saya akan mencarikan ruang apakah melalui APBD Perubahan, atau dana CSR (Corporate Social Responsibility), atau dana KLB (Koefisien Lantai Bangunan), atau kami mengundang strategic partner untuk membangun itu," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.