Ia juga mengungkapkan, bahwa KLH memiliki rencana untuk menggelar gerakan pertobatan ekologis nasional.
"Kita secara budaya dan kesadaran harus berubah. Kita akui bersalah terhadap alam ini, jangan lagi mengabaikan moral lingkungan. Untuk itu kita harus kembali ke jalan yang benar. Artinya bertobat, kira-kira seperti itu," bebernya.
Ia menegaskan, pembangunan tetap boleh dilakukan, namun tidak boleh merusak alam dan lingkungan. Bahkan, menurutnya, pembangunan harus dilakukan dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu langkah paling sederhana adalah mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, karena ketentuan untuk menjaga lingkungan telah diatur secara jelas.
"Namun kami akui juga, boleh jadi kerusakan lingkungan itu terjadi karena unsur pengawasan dari kami (KLH) yang kurang. Itu kami akui dan menjadi bagian dari bertobat juga. Jadi tidak usah menyalahkan orang lain, tetapi akui karena kesalahan kami sendiri yang kurang mengawasi atau minimal kami diamkan terus-menerus sehingga terjadi kerusakan lingkungan. Terpenting sekarang, dengan melakukan pertobatan ekologis, kita semua melakukan introspeksi diri demi menjaga kelestarian lingkungan," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.