Percakapan terbaru ini terjadi bersamaan dengan pernyataan keras dari Kementerian Luar Negeri yang menuduh AS melanggar perjanjian gencatan senjata dengan mengabaikan aturan yang mengatur navigasi di Selat Hormuz, dan juga dengan mengarahkan kapal melalui jalur yang dianggap Teheran sebagai jalur yang tidak sah.
Teheran juga menuduh Washington merusak gencatan senjata dengan menggunakan kapal komersial untuk menyembunyikan pergerakan militer melalui Selat Hormuz dan dengan memberlakukan sanksi baru dan blokade angkatan laut, serta melancarkan serangan udara baru terhadap target Iran.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.