Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tim Puslabfor Polri Telusuri Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI

Riyan Rizki Roshali , Jurnalis-Sabtu, 08 Agustus 2026 |10:43 WIB
Tim Puslabfor Polri Telusuri Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Gedung Bapenda DKI (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dikerahkan untuk mendalami penyebab kebakaran yang melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Jakarta Pusat.

“Dari kepolisian, udah datang tim dari Puslabfor Polri, sudah standby dari tadi malam,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan di lokasi, Sabtu (8/8/2026).

Meski demikian, Roby mengatakan tim Puslabfor Polri hingga kini belum dapat masuk ke dalam gedung. Sebab, petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyisiran dan proses pendinginan.

“Namun saat ini, tim Puslabfor masih menunggu hasil atau selesainya penyisiran dari Damkar. Jadi nanti, masih ada satu tim Damkar yang di atas, masih melakukan penyisiran,” ujar Roby.

“Nanti kalau sudah dinyatakan aman untuk polisi masuk dan melakukan olah TKP oleh Labfor Polri, baru kita akan masuk untuk mencari sumber atau sebab dari kebakaran tersebut,” sambungnya.

 

Diketahui, Gedung Bapenda DKI Jakarta terdiri dari 16 lantai. Api diketahui membakar lantai 11 hingga 16.

"Jadi kebakaran terjadi dari lantai 11 sampai dengan lantai 16," kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara.

Bayu menjelaskan, pihaknya menerima laporan adanya peristiwa kebakaran sekitar pukul 21.30 WIB. Sepuluh menit berselang, petugas pemadam mulai melakukan operasi pemadaman.

"Jadi sampai sekarang jam pukul 01.53 ya, alhamdulillah udah mulai pendinginan," ujarnya.

"Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan," sambungnya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement